Rabu, 01 Februari 2012
bULAN Yang PlinPlan
Yang satu matahari…Yang satu bintang…Sama berpijar… mempesona…Matahari menawarkan kehangatan…Bintang memberikan keteduhan…Tanpa banyak kata bintang mencuri, hatiku. Lalu apa yang harus kukata? Jika matahari meminta asa yang pernah dititipkannya, Cintaku. Akulah bulan yang malang, terjebak dalam rasa yang rumit…Saat rindu membuncah, saat tangisku pecah. Hatiku menjadi gelisah. Pikiranku pun gundah. Saat kumerasa kalah. Kalah terhadap janjiku sendiri. Kalah terhadap cita-cita yang terpatri. Namun akal sehatku menggeliat menolak. Aku harus tetap berdiri tegak.Teguhkan hati untuk beranjak. Selesaikan tugas sampai tiba finish kontrak.Enyahkan segala rasa. Himpun kasih atasnya.Karena bintang selalu berkata: ”My life is perfect because i have you"...haruskah kuabai rayu itu?Susahnya jadi bulan yang plin plan.Bulan tak akan plin plan hanya karena mentari menyekat di sela kolong langit kehampaan.Atau mungkin kelak bulan memilih menjadi sabit yang tergulung malam…Tanpa bintang, tanpa matahari… Yang pasti malam akan mengikis sebuah kata…Bintang akan terbenam dalam bara mentari…Bulan, Bintang, dan Matahari jadi abu tanpa bara…Matahari…Bintang…Matahati…Bintanghati…Terimakasih atas cahaya cinta yang menyilaukan…Bulan mencari jawab di bilik rongga setiap titik gelora..Dalam semesta langit hati yang berpendar…
Langganan:
Posting Komentar (Atom)
Tidak ada komentar:
Posting Komentar